Dia Mengorbankan Diri Buat Indonesia

  • Bagikan
Tak Bisa Perkuat Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Asia 2023, Jordi Amat: Kabar Menyedihkan bagi Saya

Raxcode.com – Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong akhirnya buka suara setelah memutuskan melanjutkan proses naturalisasi Jordi Amat. Menurutnya, pemain berpaspor Spanyol itu telah mengorbankan banyak hal demi Indonesia.

Selain itu, juru formasi asal Korea Selatan tersebut menyebut Jordi Amat punya kualitas. Oleh sebab itu, tak ada alasan baginya untuk menghentikan proses naturalisasi.

Sebelumnya, keputusan Jordi Amat bergabung dengan tim asal Malaysia, Johor Darul Ta’zim (JDT) tuai kontroversi. Banyak yang menyayangkan keputusan sang pemain berkarier di Malaysia.

Pelatih Timnas Indonesia U-19, Shin Tae-yong. (Antara/Michael Siahaan)

Mereka berharap pemain yang sebelumnya berbaju KAS Eupen di Liga Belgia itu tetap berkompetisi di Eropa. Namun, ia malahan justru hijrah ke Asia Tenggara.

Baca Juga:
Pelatih Thailand U-19 Ancam Matikan Marselino Ferdinan, Netizen: Awas Instagrammu Hilang!

Shin Tae-yong menginginkan naturalisasi Jordi Amat tetap diproses. Pelatih 52 tahun itu yakin kemampuan eks Swansea City tersebut tak mengalami penurunan.

“Saya ingin naturalisasi Jordi Amat tetap lanjut karena penampilannya sudah terbukti,” kata Shin Tae-yong kepada awak media, Selasa (5/7/2022).

“Dia sudah mengorbankan diri untuk Timnas Indonesia. Gara-gara dia bermain di Malaysia, ada penilaian seperti itu. Itu tidak baik,” jelasnya.

Adapun proses naturalisasi Jordi Amat sudah memasuki tahap final. Selain Jordi, dua pemain yang juga menjalani proses yaitu Sandy Walsh dan Shayne Pattynama.

Ketiga pemain ini dipersiapkan buat tampil di putaran final Piala Asia 2023. Dalam kejuaraan tersebut Indonesia berpeluang menjadi tuan rumah.

Baca Juga:
Hokky Caraka: Lupakan Euforia, Mari Fokus Kalahkan Thailand



#Dia #Mengorbankan #Diri #Buat #Indonesia

Sumber : www.suara.com

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *